Aku memandang cakrawala begitu luas
Matahari yang selalu tersenyum
Meski teriknya kadang menyengat
dan sekumpulan awan yang beriring
Terkadang menjelma hujan
Kuyup tubuh dengan gigil yang nyata
Aku memandang cakrawala yang terbentang
Menyenandungkan derap syair rindu
dan doa melangit bersama
Terik atau mendung yang beriring
Silih berganti menjelma harap
Satu masa pasti terlewati
Satu waktu pasti bertemu
Diiringi derai tawa di batas cakrawala