Judul Buku : Pondok Mertua Indah
Pengarang : Nunung Nurlaela
Tebal Halaman : 147+ix halaman
Tahun Terbit : 2014
PONDOK MERTUA INDAH? SIAPA TAKUT......:)
Pertama kali menemukan buku ini saat diskon buku di Gramedia Bandung Indah Plaza. Judul yang menarik dan harganya yang sangat terjangkau semakin membuat saya penasaran ingin mengetahui 101 cara hidup bersama mertua yang ditawarkan dalam buku ini. Di bagian atas judul buku terdapat testimoni dari Felix Y. Siauw yang mengatakan pembahasan Mbak Nunung dalam buku ini asyik, lengkap, tak menggurui tapi tetap bernilai dan memberi solusi. Testimoni ini didukung pula oleh beberapa testimoni lain yang dikemukakan oleh beberapa tokoh. Mulai dari ibu rumah tangga, penulis, maupun blogger yang terdapat di bagian belakang cover buku. Hal ini semakin membuat saya tertarik untuk membaca buku karya Mbak Nunung Nurlaela ini.
Mertua adalah orang tua dari pasangan hidup kita. Baik orang tua laki-laki maupun perempuan. Mereka adalah orang tua pasangan hidup kita yang tetap harus kita hargai dan hormati. Mereka adalah orang tua yang telah membesarkan pasangan hidup kita dengan penuh kasih sayang hingga pasangan hidup kita mencapai kesuksesan. Dua-duanya memegang peranan penting dalam kehidupan rumah tangga. Bahkan kadang saling mempengaruhi.
Saat ini mungkin banyak sebagian orang yang masih "risih" untuk harus tinggal bersama mertua. Bahkan ada yang sudah wanti-wanti untuk "say no" ketika harus tinggal bersama mertua. Tentu masing-masing punya alasan tersendiri apalagi pada umumnya pasangan menikah lebih menyukai hidup mandiri tanpa campur tangan orang tua. Namun ketika pasangan tidak bisa mengelak dari keadaan yang mengkondisikan mereka hidup dan tinggal bersama mertua maka buku ini dapat menjadi solusinya.
Buku setebal 147 halaman ini terbagi menjadi tiga bab yang dilengkapi dengan ilustrasi-ilustrasi kejadian yang pernah dialami baik oleh menantu laki-laki maupun menantu perempuan. Ilustrasi tersebut memudahkan pembaca untuk bisa memahami isinya dan bisa dibaca tidak hanya oleh menantu perempuan saja. Bab I dalam buku ini membahas tentang Menantu dan Mertua. Dalam bab ini penulis berusaha memaparkan tentang definisi mertua, hubungan antara menantu dan mertua, pengantar penulis untuk menyatukan dua hati dan dua keluarga, serta paparan tentang beberapa kondisi mengapa pasangan tinggal bersama mertua. Bagian ini yang paling menarik, karena terkadang kita tidak megetahui alasan pasti mengapa pasangan yang sudah menikah masih mau untuk tinggal bersama mertua. Berikut alasan yang dipaparkan oleh penulis.
1. Pasangan masih tinggal bersama mertua karena belum mampu membeli rumah sendiri.
2. Karena tidak ada dana atau belum menemukan rumah kontrakan yang cocok
3. Karena pekerjaan
4. Karena kemauan salah satu pasangan
5. Karena keinginan mertua
6. Karena penyebab lainnya seperti mertua yang sudah sangat tua atau mertua yang tidak mau berpisah dengan anak atau cucunya.
Enam alasan yang dipaparkan penulis dalam buku ini tentu pernah dialami oleh pasangan yang saat ini terkondisikan untuk tinggal bersama mertua. Oleh karena itu dalam bab ini Mbak Nunung memberikan solusi untuk kembali meluruskan niat. Berniatlah tinggal di rumah mertua semata karena ikhlas ingin menghormati, berbakti, dan berbuat baik kepada mertua. Berbuat baik kepada mertua sama wajibnya dengan berbuat baik kepada orangtua kita.
Sedangkan pada Bab II penulis berusaha menguraikan tentang 25 motivasi dan tips sederhana yang dilengkapi dengan ilustrasi menarik dari menantu laki-laki maupun menantu perempuan tentang keadaan yang sering terjadi. Contohnya ketika tinggal dengan mertua, ketika merasa asing, merasa bersalah, ketika tidak bekerja, ketika bekerja, ketika mertua masih memanjakan pasangan kita, ketika mertua kepo, ketika mertua egoistis, ketika mertua mengomel, ketika berbeda pendapat, ketika berkonflik dengan anggota keluarga lain, ketika ke luar kota, ketika buah hati tak kunjung hadir, ketika hamil dan buah hati lahir, ketika mendidik buah hati, ketika menyambut hari raya, ketika bergaul dengan tetangga, ketika mertua pilih kasih, ketika berbicara tentang uang, ketika menantu tidak dipercaya lagi, ketika salah satu mertua tak sepenuhnya merestui Anda, ketika mertua berbeda keyakinan, ketika sakit, ketika dipanggil sang pencipta, ketika keputusan bercerai harus diambil. Semua tips dan motivasi yang diuraikan dalam bab ini dikemas dengan ringan, segar, dan tidak menggurui seperti testimoni yang disampaikan Ustad Felik Y. Siauw.
Selanjutnya Bab III adalah bagian penutup. Dalam bab ini penulis buku ini merangkum keseluruhan tulisan menjadi sebuah kesimpulan. Kesimpulan ini dikemas dalam tips yang sangat bermanfaat bagi pasangan yang saat ini tinggal bersama mertua. Penulis menguraikannya dengan sederhana dan mudah dipahami yaitu :
1. Sabar
Sabar adalah mencegah, mengekang, atau menahan. Menurut Ibnu Qayyim Al Jauziyah sabar berarti juga menahan jiwa dari perasaan cemas, menahan lisan dari keluh kesah, dan menahan anggota badan dari tindakan yang tidak terpuji. Hikmah sabar ini bagi pasangan yang tinggal bersama mertua tentu sangat besar karena dengan kesabaran pintu-pintu kebaikan terbuka lebar. Seperti firman Allah dalam QS. Ar-Ra'du:22
"Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridaan Tuhannya, mendirikan salat, menafkahkan sebagian rejeki yang kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan, serta menolak kejahatan dengan kebaikan, orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik)." Selain itu sikap sabar juga mampu menjadi penolong, membawa keberuntungan, dan mendatangkan keuntungan yang besar. Jadi, solusi pertama yang diberikan penulis dalam buku ini adalah bersabarlah atas apa yang terjadi dalam hidup Anda, termasuk ketika harus tinggal bersama mertua.
2. Nikmatilah
Penulis buku ini memberikan solusi berikutnya bagi pasangan yang tinggal dengan mertua yaitu dengan menikmati apa pun yang diberikan Allah SWT. Nikmati suka, duka dan ritmenya. Nikmati berputarnya roda kehidupan, baik ketika berada di bawah, di tengah, maupun di atas. Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kau dustakan? Solusi dan kesimpulan pada bagian ini dilengkapi dengan catatan yang dibuat penulis dalam kotak kecil yang merupakan bagian penting untuk diingat oleh pasangan yang tinggal dengan mertua seperti yang terdapat di halaman 137.
"Menikmati kebersamaan dengan mertua menjadikan Anda lebih bijak, lebih hebat, dan lebih kuat serta membuat hubungan dengan mertua semakin erat. Rasa cinta pasangan Anda pun akan semakin besar dan kuat."
3. Mensyukuri
Mensyukuri kondisi tinggal dengan mertua membuat hidup lebih bermakna. Anda bisa menjadikannya samudra pahala yang luas jika ikhlas menjalankannya
4. Meyakini
Yakini bahwa Allah SWT akan memberi yang terbaik bagi hambaNya yang bersabar, bersyukur, dan menikmati setiap ketentuan yang diberikanNya. Meyakini bahwa ketika tinggal dengan mertua, kesuksesan hidup ada di hadapan Anda. Sebab, sejatinya semua yang terjadi adalah pembelajaran dalam hidup untuk meraih sukses dunia dan akhirat.
5. Introspeksi
Selanjutnya introspeksi atau muhasabah terhadap apa yang terjadi dalam diri kita adalah hal yang penting dilakukan. Muhasabah untuk perbaikan diri sebagai suami atau istri, sekaligus sebagai anak-menantu, akan membantu Anda menjalani kehidupan dengan lebih baik lagi, dan mencoba tidak mengulangi kesalahan.
Dari keseluruhan uraian yang disampaikan penulis pada Bab I sampai Bab III tentu dapat memberikan pencerahan dan penyejuk serta penyemangat bagi pasangan yang saat ini tinggal bersama mertua atau bagi calon pasangan yang memutuskan untuk tinggal bersama mertua.Meski masih terdapat kekurangan dari buku ini yaitu huruf dalam buku ini diketik dengan ukuran kecil tentu sedikit menyulitkan pembaca. Namun secara keseluruhan penyajian isi buku ini patut diacungi jempol dengan catatan-catatan menarik dan solusi berharga yang dipaparkan penulis. Terima kasih Mbak Nunung Nurlaela. Bukunya keren sekali...:)

Terimakasih resensinya, Mbak. Tulisannya keren. Tetap semangat menulis, ya!
BalasHapusSama-sama makasih juga Mbak.Boleh minta link blog Mbak Nunung apa ya?
BalasHapusBoleh. Ini blog saya
HapusHttp://www.nunungnurlaela.com
Sip Mbak makasih banyak...:)
BalasHapus