Pelangi Harapan
Aku selalu suka senja karena senja adalah saat bagiku bisa melukis aneka warna.
Merah selalu kulukis di gaun malamku. Menyambutmu di gerbang pintu.
Ada yang lebih membahagiakanku saat kau selalu memuji gaun merahku.
Senyumku merekah.
Lalu kita bercakap di keheningan malam hingga lelah usai.
Aku penyuka senja karena jingga selalu kulukis di kedalaman hari.
Saat matahari menepi dan aku terduduk mengusir sepi.
Warna emas berpadu menggenapkan rindu.
Aku penikmat senja.
Menikmati birunya langit yang mulai memudar.
Pucat berkabut awan tersambut.
Putih memendar barisan awan tersebar.
Aku pecinta senja.
Menikmati hamparan hijau ilalang dan cemara.
Tubuh rebah.
Wangi surga begitu terasa.
Hening hanya sayup-sayup desiran angin.
Aku pelukis senja.
Menggenapkannya dengan aneka warna.
Hitam membayang saat senja menghilang.
Pelangi datang serupa harapan.
~6 December
Tidak ada komentar:
Posting Komentar