Meski hanya lewat mata yang sendu
Kadang kita perlu bercerita
Meski tak lewat kata-kata
Segala menyesak saat merasa terdesak
Di sudut ruang kadang terisak
Jangan pernah salahkan Tuhan
Untuk segala keadaan
Tangis yang jatuh
Luka yang kentara
Cita yang hampa
Menguap kecewa
Tawa yang renyah
Bahagia merona
Cita yang membara
Menguap gelora
Semua hanya kembali menjadi air mata
Oh luka dari seribu luka
Terbanglah Engkau di angkasa
Membaurlah bersama semesta
Agar reda segala kecewa
Kapal menuju dermaga
Kita mendekap Desember dalam dada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar