Dulu sering heran jika ada ibu-ibu yang rela menghabiskan waktu berjam-jam bahkan puluhan episode untuk menonton drama korea. Bagi saya kayaknya gak ada waktu untuk menontonnya. Ditambah lagi harus berbagi waktu antara tugas rumah dan tugas di sekolah. Alhasil saya gk pernah mau jika ada teman yang menawarkan CD drama korea yang katanya seru, mengharu biru, bahkan katanya romantis. Satu judul drama korea bisa terdiri dari 16-20 episode dengan durasi satu jam. Wah... Dalam benak saya "Amit-amit jangan sampai ketagihan.. "😂
Seiring bergulirnya waktu dan bertambahnya usia. Putri saya juga menggandrungi K-Pop termasuk Drakornya. Selagi tak mengganggu pelajarannya saya masih mentoleransi putri saya untuk hoby nonton drakor. Tiap ke toko kaset, yang dia cari pasti CD Drakor. Pernah suatu kali saya ikut nimbrung dengan Drakor yang ditonton putri saya. Alhasil, kepala saya nyut-nyutan. Rasanya pusing untuk menghafal nama tokoh yang lumayan rumit dan wajah pemainnya yang mirip-mirip..😂
Setelah kejadian itu. Sama sekali saya tak berminat dengan Drakor. Kayaknya rugi banget waktu. Satu jam nonton Drakor itu sama dengan beresnya kerjaan rumah.
Hingga suatu hari putri saya meminta saya mengganti chanel televisi ke stasiun televisi swasta yang menayangkan Drakor "Sky Castle".
"Coba deh Ibu tonton ini. Dramanya rame loh Bu.. "sahut putriku meyakinkan
"Apa sih Ka pindahin ah.. Ibu kan lagi nonton Sule." sahutku menyebutkan acara televisi langgananku.
Putriku tetap memegang remot dan meminta saya untuk menontonnya. Akhirnya daripada berdebat saya ikut nonton bareng. Satu, dua episode kepala saya masih nyut-nyutan. Nama-nama tokohnya itu loh susah untuk diingat. 😂Belum lagi alurnya yang memang masih belum paham.
Hari ketiga, kami nonton bertiga. Suami juga ikut bergabung nonton Drakor. Kebetulan kalau sudah beres UNBK jadwal saya sudah kosong. Jadi malam hari bisa lebih santai. Sedangkan suami, Selesai makan malam jadi ikut-ikutan nonton😂
Ternyata Drakor Sky Castle ini adalah kategori drama keluarga. Ceritanya bertema pendidikan. Kisah empat keluarga yang bersaing ketat dalam memberikan pendidikan kepada anak-anaknya. Ambisi orang tua untuk mengejar prestise dan gengsi keluarga. Segala cara ditempuh agar anak-anaknya bisa berprestasi dan diterima di sekolah bergengsi dan universitas ternama. Sky Castle sendiri merupakan perumahan elite yang rata-rata penghuninya berprofesi dokter. Hmmm...
Jadi pengen nulis sinopsisnya.
Sampai episode 12 ini saya jadi melihat persepsi Drakor secara berbeda. Memikat, lembut, dengan alur yang tenang namun menghanyutkan. Seolah ada sensasi candu di dalamnya. Komedi drama satire menyatu. Menguras emosi penontonnya. Setelah episode akhir nanti. Semoga saya tidak keranjingan Drakor lagi.... Aamiiin... 😇
Tidak ada komentar:
Posting Komentar