AWAN UNTUK MURAI?
"Hai awan mengapa kau tinggi menjulang
Tak bisakah kau turun membawaku pada birunya langit?"Sahut Murai kecil menggumam lirih
Murai kecil kepakkan sayap
Awan tegak mengangkasa
Birunya langit teriknya hari
Kepak kian mengepak
Senja menggeliat
Awan permisi langit kelabu
Hujan gerimis mengadu tangis
Murai mengepak sayap menyentak
Basah bulu basah peluh
Basah pinus
Basah cemara
Basah ilalang
Basah sarang
Basah rumputan
Dzikir penyelam jiwa
Murai kecil melantun doa
Gerimis reda sayap menua
Kepakan sayap entah kan kmn?
Saat kepak menuju barat
Lelah hilangkan penat
Saat kepak menuju timur
Cahaya songsong membaur
Awan tetap menggantung
Murai terduduk mematung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar