Selasa, 03 Oktober 2017
RESENSI BUKU TRANSFORMASI MEDIA SOSIAL KE BAHASA INDONESIA
Judul Buku : Transformasi Media Sosial ke Bahasa Indonesia
Penulis : Sri Rahayu Setiawati, S.Pd.
Jenis Buku : Nonfiksi
Penerbit : Media Guru
Cetakan IV : Agustus 2017
Tebal Halaman : viii+70 halaman
Siang ini mendapat kunjungan istimewa dari salah satu rekan kerja yang telah menelurkan karya terbarunya. Sebuah karya yang sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan di Indonesia. Kedatangannya sengaja memberikan sebuah buku karyanya yang berjudul “Transformasi Media Sosial ke Bahasa Indonesia.” Sebuah kebanggan karena buku tersebut langsung diantarkan oleh penulisnya dan ditandatangani pula. Melihat judul dan covernya tak sabar rasanya ingin segera melahapnya.
Buku ini awalnya merupakan tulisan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan oleh Bu Sri Rahayu Setiawati di tempatnya mengajar, yaitu SMPN 1 Cimahi. Bu Yayu panggilan akrabnya memang sangat dekat dengan dunia tulis menulis. Keaktifannya dalam beberapa forum blog kepenulisan dan komunitas menulis membuatnya semakin terampil dalam menelurkan karya. Buku ini juga merupakan sumbangsihnya terhadap dunia literasi di Indonesia.
Dalam buku ini pembaca digiring untuk memahami bahwa teknologi memiliki peran yang sangat penting terutama bagi remaja di era milenial. Kedekatan remaja dengan aktivitasnya di media sosial dapat dimanfaatkan oleh guru, orang tua, remaja, bahkan siapa pun untuk menjadikannya sebagai media pembelajaran. Buku ini pun dapat menjadi panduan lengkap bagi seluruh guru bahasa Indonesia yang ingin mengembangkan media pembelajaran dalam proses belajar mengajarnya. Latar belakang dan pengalaman penulis sebagai guru bahasa Indonesia dapat menjadi inspirasi bahwa kretivitas berbahasa dapat dituangkan dalam berbagai media teknologi, seperti facebook dan instagram,
Buku ini memuat delapan bab yang mengkaji Remaja dan Media Sosial, Peran Guru di Dunia Maya, Remaja dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, Media Sosial sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia, Materi Pengayaan Bahasa Indonesia, Evaluasi Pembelajaran, Dampak Positif dan Negatif Belajar dengan Facebook yang keseluruhannya dibahas dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti. Terdapat bagian yang menggugah hati pembaca yaitu ketika penulis membahas tentang Peran Guru di dunia Maya pada bab II. Di bab ini terasa semangat yang digelorakan penulis untuk memerangi konten-konten negatif di dunia maya dengan mengajak seluruh komponen masyarakat khususnya guru untuk membuat karya berupa tulisan positif guna memerangi konten negatif tersebut.
“Jumlah konten negatif itu sangat banyak dan tak terbendung. Jika hanya para blogger WB (Warung Blogger) saja yang berperan, tentunya konten-konten negatif itu masih berada di atas angin. Perlu keterlibatan banyak pihak. Perlu tulisan yang lebih banyak. Jutaan bahkan milyaran. Guru-guru se-Indonesia, bahkan se-dunia wajib terlibat di dalamnya. Mereka adalah ujung tombak dalam pendidikan remaja. Baik pendidikan fisik maupun psikis. Mereka mengajar dan mendidik. Para guru tersebut harus menulis. Mereka wajib menyumbangkan konten-konten positif di dunia maya.
Selain pembahasan tentang peran guru di dunia maya, penulis pun memberikan solusi dalam menciptakan pembelajaran bahasa Indonesia yang menyenangkan melalui pemanfaatan media sosial facebook dan instagram. Keterampilan empat berbahasa dikemas dengan apik melalui media sosial tersebut. Terdapat beberapa teknik yang disampaikan penulis agar proses belajar mengajar berjalan efektif dan memiliki daya tarik. Salah satunya dengan menggunakan teknik foto bercerita. Meski sayang lampiran karya siswa tentang foto bercerita belum ada.
Dari 70 halaman buku ini, tampilan keseluruhannya cukup menarik meski ukuran huruf masih terlalu kecil dan hasil cetakan kurang terang. Mudah-mudahan di cetakan selanjutnya, hal ini bisa diperbaiki.
Terlepas dari kekurangan tersebut, buku ini adalah buku yang sangat bermanfaat bagi seluruh guru di Indonesia khususnya guru bahasa Indonesia. Teknologi bukan racun dunia. Ia adalah madu peradaban yang dibalut jari-jari lentik pemakainya. Pengalaman berharga penulis bisa menjadi pencerah demi terwujudnya pembelajaran yang bermakna sehingga dapat lahir generasi-generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia yang mampu membanggakan bangsa.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Nuhun yah reviewnya.
BalasHapusMakin keren eng ngeblognya. One day one post. Udah profesional ini mah ngeblognya. Suksees yaaah
Aamiin. Hatur nuhun udh mampir bu yay.. Masih belajar say. Kelas ODOP nya off dulu bu akunya lg kena types. Hiks
BalasHapusweleh. yah wajib istirahat itu mah. dont move ! gws yah. sing enggal damang
Hapus