Diam mengeras kadang diselimuti lumut dan perdu
Menyesap...
Dari balik setir saat musik mengalun
Di antara kemacetan jalan
Dan hanya kenangan yang jadi hiburan
Rindu adalah aroma yang menebar
Di antara belantara kota
Ingatan yang berlompatan
Seolah menyusuri tiap lekuknya
Bayang fatamorgana
Kau, aku, dan kota ini
Tergerus deru waktu
Di lintasan berbeda tanpa jeda
Menimbun jejak yang sama
Seperti polusi yang melingkupi kota
Rindu menguap menyesakkan raga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar